Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata panther? Yup, kebanyakan dari kita pasti langsung membayangkan seekor kucing besar liar — biasanya merujuk pada black leopard atau jaguar.

Source: wall.alphacoders.com
Black Panther
Dalam bahasa Prancis, hewan ini disebut Panthère, dan menariknya, salah satu brand barang mewah paling ikonik asal Prancis menjadikan nama tersebut sebagai salah satu koleksi andalannya — yes, we’re talking about Cartier Panthere.
Lalu, apa sih kisah di balik Cartier Panthère? Dan bagaimana awal mula koleksi ini tercipta? Yuk, kita bahas lebih lanjut di artikel berikut!
Awal Mula Cartier & Panthere
Panther sudah lama menjadi simbol penting bagi Cartier, dikenal karena sifatnya yang fierce, graceful, penuh misteri, dan tentu saja, keindahannya.

Source: enriqueortegaburgos.com
Louis-Joseph Cartier (1875-1942)
Pada tahun 1914, Cartier merayakan ulang tahunnya yang ke-67. Saat itu, Louis-Joseph Cartier — cucu dari sang pendiri, Louis-François Cartier — memimpin perusahaan. Masa itu bisa dibilang jadi masa transisi penting bagi Cartier dalam dunia horologi. Sekitar sepuluh tahun sebelumnya, Cartier telah mencetak sejarah dengan merilis Santos. Namun, mereka masih berada beberapa tahun lagi sebelum memperkenalkan salah satu model legendarisnya, yaitu Cartier Tank, yang debut menjelang akhir World War I.
Lady with A Panther

Source: watchadvice.com
Lukisan “La Dame à la Panthère” karya George Barbier
Pada tahun itu, Louis Cartier memesan sebuah ilustrasi dari ilustrator Prancis terkenal, George Barbier, berjudul La Dame à la Panthère (Lady with a Panther). Ilustrasi ini menandai pertama kalinya sosok panther muncul dalam identitas visual Cartier. Tapi yang menarik, apa sebenarnya alasan Louis Cartier memilih hewan ini sebagai simbol? Di balik ketertarikan pribadi Louis Cartier terhadap hewan-hewan eksotis, alasan sesungguhnya tidak terletak pada hewan tersebut, melainkan pada sosok perempuan di baliknya: Jeanne Toussaint.
Jeanne Toussaint

Source: prestigeonline.com
Jeanne Toussaint
Lahir di Belgia, Jeanne Toussaint pindah ke Paris setelah ayahnya meninggal dunia. Di sana, ia mulai masuk ke lingkaran sosial kelas atas Prancis dan berkenalan dengan nama-nama besar seperti George Barbier dan Gabrielle “Coco” Chanel yang saat itu sedang naik daun.
Namun, perjalanan karier Toussaint di dunia fashion, perhiasan, dan horologi baru benar-benar dimulai setelah ia diperkenalkan kepada Louis Cartier. Terkesan dengan selera gaya Toussaint yang tajam — serta obsesinya sendiri terhadap panther — Louis pun mengajaknya bergabung untuk membantu mengembangkan lini aksesori Cartier.
Toussaint-lah yang kemudian mengangkat sosok panther dari sekadar motif sementara menjadi simbol abadi Cartier. Pengaruhnya meresap ke dalam bahasa desain Cartier, hingga akhirnya melahirkan timepiece pertama yang bisa dianggap sebagai cikal bakal Cartier Panthère modern.
Cartier Panthere Pertama
Masih di tahun yang sama, Cartier merilis jam tangan wanita yang luar biasa, menampilkan pola panther dari black onyx dan diamond, sebuah desain yang menjadi awal dari legenda Panthère de Cartier.

Source: phigora.com
Jam tangan Panthère pertama yang dibuat untuk wanita dan dihiasi dengan onyx dan diamond (Circa 1914)
Selama bertahun-tahun, Louis Cartier dan Jeanne Toussaint membangun hubungan yang kuat — baik secara profesional maupun pribadi. Hubungan kerja mereka berkembang menjadi persahabatan dekat, lalu perlahan berubah menjadi kisah romantis. Namun sayangnya, kisah cinta itu harus berakhir tragis karena latar belakang keluarga Toussaint membuat pernikahan mereka mustahil terjadi. Meski begitu, keduanya tetap berhubungan hingga Louis-Joseph meninggal pada tahun 1942. Toussaint sendiri wafat pada 1976, enam tahun setelah ia pensiun dari Cartier.
Meskipun referensi awal karya Toussaint menjadi salah satu penggambaran pertama dari Panthère, koleksi ini awalnya hanya terbatas pada satu jam tangan selama paruh pertama abad ke-20. Seiring waktu, motif panther lebih sering digunakan dalam lini perhiasan dan aksesori Cartier. Baru pada awal 1980-an, dunia horologi akhirnya diperkenalkan dengan siluet yang kini kita kenal sebagai Panthère de Cartier.
Generasi Awal Cartier Panthere (1983 - 2004)
Sejarah Cartier Panthère resmi dimulai pada tahun 1983, namun menariknya, jam tangan ini tidak menampilkan sosok “si kucing besar” secara langsung. Justru, unsur panther dihadirkan secara subtle. Rantai bracelet-nya yang sangat fleksibel, dirancang untuk meniru gerakan anggun sang panther, sehingga jam ini bukan hanya sekadar penunjuk waktu, tapi juga bisa berfungsi sebagai “perhiasan mewah”.
Meskipun identik dengan jam tangan wanita, tetapi awalnya Cartier memasarkannya untuk kedua gender. Cartier Panthere Mini dan Small dikategorikan sebagai jam wanita, sementara versi Medium untuk unisex, dan versi Large untuk pria.
Selain dari namanya, Anda bisa membedakan ukuran jam ini dari letak date window-nya:
-
Mini Vintage ukuran 17mm, tidak ada date window, dan tidak ada crown pemutar.
-
Small Vintage ukuran 22mm, tidak ada date window.
-
Medium Vintage ukuran 27mm, date window di pukul 5.
-
Large Vintage ukuran 29mm, date window ada di pukul 3.

Source: watchclub.com
Lady Panthère Small Model Ref. 8057917 (Circa 1991)
Selain ukuran yang bervariasi, Panthere juga hadir dalam berbagai material seperti two-tone (steel and gold), dan full gold (white gold/yellow gold/rose gold). Baru pada tahun 1991, hadir versi full stainless steel. Setelah 20 tahun lebih masa produksi, Panthere de Cartier dihentikan produksi nya pada tahun 2004. Tidak ada alasan resmi yang disampaikan oleh perusahaan terkait penghentian ini.
Kebangkitan Kembali Cartier Panthere (2017 - Sekarang)
Setelah lebih dari 12 tahun discontinue, di event SIHH (Salon International de la Haute Horlogerie) tahun 2017, Cartier mengumumkan grand comeback Cartier Panthere yang telah lama dinantikan oleh penggemar.

Source: wristreview.com
Rilisan Cartier Panthere 2017
Rilisan Cartier Panthère tahun 2017 hadir dalam dua ukuran: small (22mm x 30mm) dan medium (27mm x 37mm). Versi terbarunya ini ditawarkan dalam berbagai pilihan material yang mewah, antara lain: yellow gold, rose gold, rose gold dengan diamond bezel, white gold dengan diamond bezel, white gold full pavé diamonds, white gold full pavé diamonds dengan motif tutul dari black enamel, two-tone steel dan yellow gold, full steel, dan edisi terbatas rose gold dengan black lacquered links.
Di Watches and Wonders 2022, Cartier mengumumkan kembali koleksi baru jam tangan Panthere. Tersedia 4 versi baru dalam warna gold rose, yellow gold, stainless steel dengan dial sunray dalam nuansa warna plum keemasan, midnight blue, dan hitam.

Source: ablogtowatch.com
Rilisan Cartier Panthere 2022
Dial jam tangan Panthere 2022 terbaru juga hadir dengan tampilan berbeda. Alih-alih menggunakan angka Romawi, ia dibuat bersilangan secara diagonal sehingga menghasilkan efek gradasi halus dan tampilan elegan.

Source: hodinkee.com
Cartier Panthere Large 2024
Tahun lalu (2024), Cartier menambahkan varian baru berukuran lebih besar — 31mm x 42mm — ke dalam koleksi Panthère de Cartier, melengkapi 4 ukuran jam tangan Cartier Panthere yang tersedia saat ini:
-
Mini (21mm x 25mm)
-
Small (22mm x 30mm)
-
Medium (27mm x 37mm)
-
Large (31mm x 42mm)
Cartier Panthere modern juga hadir dalam berbagai pilihan material: stainless steel, yellow gold, rose gold, maupun two tone.
Baik seri lama atau baru, Cartier Panthere adalah pilihan tepat sebagai kado untuk orang spesial ataupun self reward Anda. Desainnya elegan, mewah, nyaman, dan low maintenance. Dapatkan koleksi Cartier Panthere asli dalam beberapa pilihan material dan ukuran hanya di Oneluxe.
Baca juga: Sejarah Jam Cartier, Jam Iconic untuk Pria dan Wanita
Referensi
“An In-Depth Look at the Cartier Panthere Watch Collection.” Phigora, 30 Nov. 2022, https://www.phigora.com/blogs/phigora/an-in-depth-look-at-the-cartier-panthere-watch-collection.
Canonizado, Mario. “Cartier Panthère Parables: A Brief History of the Unique Icon.” Watch Advice, 15 June 2025, https://www.watchadvice.com.au/47940/cartier-panthere-parables-a-brief-history-of-the-unique-icon-cartier2025/.
Watches, Bob’s. “Cartier Panthere Review: Iconic Watch Buying Guide & History.” Bob’s Watches, 13 Dec. 2022, https://www.bobswatches.com/rolex-blog/cartier/your-ultimate-guide-to-cartier-panthere-watches.html.
"The Parlor - Blog by Jomashop". https://www.jomashop.com/blog/articles/the-cartier-panthere-is-the-it-girl-watch-for-good-reason.
"Panthère de Cartier: Exploring the history behind the beloved icon", https://www.prestigeonline.com/sg/watches/the-history-behind-panthere-de-cartier/.
Barrett, Cara. “Introducing: The Cartier Panthère De Cartier Collection, Re-Introduced For 2017.” Hodinkee, 18 Jan. 2017, https://www.hodinkee.com/articles/cartier-panthere-de-cartier-collection-2017-introducing.
“SIHH 2017: Cartier Panthère De Cartier Watch Collection, Re-Introduced For 2017 (Live Pics) - WristReview.Com - Featuring Watch Reviews, Critiques, Reports & News.” WristReview.Com - Featuring Watch Reviews, Critiques, Reports & News, 29 Jan. 2017, https://wristreview.com/sihh-2017-cartier-panthere-de-cartier-watch-collection-re-introduced-2017-live-pics/.
Koester, Mark. “New Release: Cartier Panthère de Cartier Watch.” ABlogtoWatch, 1 Apr. 2025, https://www.ablogtowatch.com/new-release-cartier-panthere-watch/.
Crawford, Malaika. “The Style Section: The Panthère De Cartier Goes Back To Its Roots With A New Large Model.” Hodinkee, 22 May 2024, https://www.hodinkee.com/articles/panthere-de-cartier-now-comes-in-extra-large.

