Menjelang ulang tahunnya yang ke-70, Rolex Day Date, yang juga dikenal dengan julukan “The President” atau President Watch, tetap mempertahankan desain arketipe yang tidak banyak berubah sejak awal dirilis tahun 1956. Menarik untuk melihat kembali sejarah panjang Day-Date selama periode yang panjang tersebut. Yuk kita bahas dari awal!
Awal Mula Day Date & Latar Belakang Dijuluki President Watch
Sebelum kita masuk ke setiap model dari tiap era, mungkin kamu penasaran kenapa Rolex Day-Date punya julukan “The President”? Let’s break it down!
Ketika Rolex pindah kantor pusatnya ke Geneva pada tahun 1919, Hans Wilsdorf (pendiri Rolex) punya misi besar: nunjukin ke dunia bahwa Rolex bisa sejajar dengan brand Swiss top lain. Caranya? Product placement – alias menaruh Rolex di pergelangan tangan orang paling dihormati.

Source: nationalmuseum
Henri Guisan
Target pertama adalah Jenderal Henri Guisan, sosok paling disegani di Swiss. Wilsdorf memberikan jam ke-50.000 Rolex yang sudah resmi bersertifikat chronometer. Efeknya? Rolex langsung dapat kredibilitas tinggi.\

Source: wikipedia
Sir Winston Churchill
Target berikutnya adalah Sir Winston Churchill, tokoh paling berpengaruh di Inggris pasca-Perang Dunia II. Churchill diberikan jam tangan Rolex ke-100.000. Tujuan Rolex ialah untuk menarik pasar Eropa.

Source: thoughtco
Dwight D. Eisenhower
Salah satu target terbesar yaitu Jenderal 5 Bintang Amerika Serikat (AS), Dwight D. Eisenhower, arsitek D-Day. Dia menerima jam Rolex ke-150.000, versi yellow gold dengan Jubilee bracelet. Ini jadi simbol penghormatan atas pencapaiannya.
Eisenhower nggak berhenti di pangkat Jenderal. Tahun 1952, dia menang pemilu dan jadi Presiden ke-34 Amerika Serikat. Ada foto terkenal yang menunjukkan Eisenhower pakai Rolex saat melambaikan tangan di acara inagurasi 1953. Dari sinilah lahir legenda: jam Rolex ini disebut “The President’s Watch.”

Source: x.com
Sergeant John A. Moaney (Kiri)
Setelah Eisenhower wafat tahun 1969, jam Rolex yellow gold kesayangannya diwariskan ke valet sekaligus sahabat dekatnya, Master Sergeant Moaney. Lalu jam itu berpindah ke istrinya, sebelum akhirnya masuk ke koleksi artefak kepresidenan Raleigh DeGeer Amyx.

Source: timeforkids
Presiden Lyndon B. Johnson
Selain Eisenhower, Presiden AS lain yang juga dikenal pakai Day-Date adalah Lyndon B. Johnson. Bedanya, Johnson pakai Day-Date dengan “President bracelet” — bracelet khusus yang debut sekitar 1966.

Ada iklan Rolex tahun 1966 yang menampilkan Johnson dengan Day-Date, diberi judul “The Presidents’ Watch.” Kata Presidents di situ jamak, nunjukin bahwa lebih dari satu presiden udah pakai jam ini.
Sebenarnya, ada teori lain soal asal mula nama “President”. Awalnya, istilah “President” dipakai Rolex bukan buat jam, tapi khusus untuk bracelet Day-Date. Baru sekitar pertengahan 1960-an istilah ini merembet ke jamnya juga.
Tahun 1984, Rolex bahkan rilis iklan dengan kalimat: “The Rolex President Day-Date Chronometer.” Sejak itu, julukan “President” makin lengket. Meski kemudian Rolex balik lagi hanya menyebut jam ini sebagai Day-Date, nickname “The President” udah terlanjur melekat sampai sekarang.
Ada juga cerita legenda bahwa Marilyn Monroe memberikan Rolex Day-Date ke John F. Kennedy setelah momen ikonik dia nyanyi Happy Birthday tahun 1962. Jam itu sempat dilelang tahun 2005 seharga USD 120.000, meski sampai sekarang belum ada bukti autentik soal klaim tersebut.
Misteri asal-usul nama “The President” mungkin punya beberapa versi, tapi satu hal yang pasti: Rolex Day-Date udah lama jadi simbol kekuasaan, kesuksesan, dan status. Wajar kalau jam ini dipakai oleh para petinggi negara seperti jenderal dan presiden.
Era Awal: Pengenalan Generasi Pertama
1956 – Ref. 651X

Source: amsterdamvintagewatches
Rolex Day-Date Ref. 6511 (Circa 1956)
Rolex Day Date pertama berawal di tahun 1956 melalui referensi 6510 dan 6511. Ini adalah jam tangan pertama di dunia yang menampilkan tanggal bulan serta hari dalam seminggu, dan dieja lengkap melalui window di dial jam tangan.
Generasi pertama ini menggunakan kaliber 1055, jubilee bracelet and case yellow gold, dengan diameter 36 mm, serta crown pengunci ganda dengan dua cincin-O. Seri pertama ini adalah koleksi langka karena hanya bertahan satu tahun.
1957 – Ref. 66XX

Source: bachmann-scher
Rolex Day-Date Ref. 6613 (Circa 1958)
Rolex Day-Date seri 66xx ini adalah seri pertama dengan beberapa peningkatan teknis. Model ini menyertakan referensi seperti 6611, 6612, dan 6613. Upgrade penting dalam seri ini adalah penyempurnaan movement kaliber 1055 sehingga menjadikan jam tangan ini berstatus kronometer COSC.
Anda bisa menemukan label "Superlative Chronometer Officially Certified" pada dial jamnya, sekaligus menjadi pembeda bagi jam tangan Rolex hingga hari ini. Secara estetika, seri kedua lebih menarik karena ada opsi bezel tambahan (diamond bezel) selain fluted dan smooth bezel.
Era Klasik & Evolusi Teknologi
1959 – Ref. 180X

Rolex Day-Date Ref. 1803 (Circa 1973)
Ini adalah seri Day-Date terakhir yang menggunakan crystal akrilik dan menampilkan dial “pie pan”. Desainnya lebih tipis dan hadir dengan kaliber 1555 sebelum beralih ke kaliber 1556 di tahun 1965. Di sini Rolex mulai bereksperimen dengan warna dial, tekstur bezel, dan gaya bracelet yang berbeda.
Salah satu tekstur yang sangat menonjol adalah lapisan "kulit kayu", yang mengacu pada brushed texture pada bezel atau bracelet jamnya. Kini, referensi 1803 dengan tekstur kulit kayu menjadi salah satu yang paling dicari untuk koleksi vintage.
1977 – Ref. 1803X

Source: amsterdamvintagewatches
Rolex Day-Date Ref. 18038 “Stela” Dial (Circa 1978)
Referensi ini adalah game changer serta menjembatani kesenjangan antara era awal dan era modern Day-Date, karena menjadi yang pertama menggunakan sapphire, dial jam yang flat, dan kaliber terbaru 3055. Mesin kaliber baru ini menghadirkan escapement frekuensi tinggi dan fungsi pengaturan cepat untuk tanggal.
Model ini tampil lebih modern serta punya banyak varian yang memanjakan kolektor seperti dial jam khusus (stella, wood, hingga batu mulia berharga), diamond indeks, bezel emas atau berlian, dan banyak lagi.
1977 – Ref. 19018 Oysterquartz

Source: watchclub
Rolex Day-Date Ref. 19018 “Walnut” Dial (Circa 1979)
Rolex merilis Oysterquartz Day-Date Ref. 19018 di waktu yang hampir sama dengan seri 1803X. Jam ini beroperasi menggunakan quartz. Casingnya lebih bersudut dan memberikan kesan tahun 1970-an.
Seri ini tersedia di katalog Rolex sampai tahun 2001 sehingga jumlahnya terbatas. Ini menjadikan OysterQuartz Day-Date barang koleksi yang cukup menarik. Rolex juga merilis seri terbaru Land-Dweller tahun 2025 dengan merujuk pada desain Oysterquartz ini.
Era Modern: Evolusi Movement & Desain
1988 – Ref. 182XX

Source: watchclub
Rolex Day-Date Ref. 18238 (Circa 1994)
Model ini mengantarkan lini Day-Date ke era modern sepenuhnya dengan kaliber 3155, yang akhirnya memberikan Anda fitur Double Quickset. Anda bisa mengatur tanggal maupun hari dalam seminggu dengan cepat melalui crown. Referensi seri ini hadir dalam berbagai varian dial dan bezel. Pada akhir produksi, ada sekitar 25 bahasa yang tersedia untuk fitur “Day”.
2000 – Ref. 1182XX

Source: watchclub
Rolex Day-Date Ref. 118238 (Circa 2007)
Model ini masih menggunakan kaliber 3155 dan peningkatan kekokohan bracelet serta daya tarik estetika. Ini pertama kalinya Day-Date punya lug yang lebih lebar. Perubahan mencolok ada pada gelang Presiden dengan Crownsclap yakni tautan solid dan mekanisme gesper tersembunyi.
Di dalam rehaut juga terdapat ukiran ROLEX berulang untuk mencegah pemalsuan. Model utama seri ini mencakup referensi 118238 (Yellow Gold), 118239 (White Gold), dan 118206 (Platinum) dengan kombinasi gaya bezel, desain dial, dan jenis bracelet yang berbeda.
2008 – Ref. 2182XX Day-Date II

Source: watchclub
Rolex Day-Date II Ref. 218238 (Circa 2012)
Casing Rolex Day-Date 36mm konsisten digunakan sejak generasi pertama. Namun, ketika Rolex Day-Date II diperkenalkan, untuk pertama kalinya hadir dengan ukuran case 41mm, dan menjadikannya yang terbesar di lini Day-Date.
2015 – Ref. 2282XX Day-Date 40

Source: watchclub
Rolex Day-Date 40mm Ref. 228239 (Circa 2019)
Masih bertahan dengan jam tangan ukuran besar, Rolex Day-Date 40 dihadirkan dengan casing berukuran 40mm. Namun, visualnya lebih mendekati desain klasik dengan bezel lebih ramping, lug lebih sempit, dan proporsi dial lebih terkendali.
Seri ini menghadirkan President bracelet dengan sisipan keramik di antara tautan untuk semua model. Perubahan paling menonjol lain adalah kaliber 3255 yang menawarkan power reserve sampai 70 jam. Pada titik ini, 26 bahasa berbeda tersedia dalam fitur day / hari -nya.
2019 – Ref. 1282XX Day-Date 36

Source: watchclub
Rolex Day-Date 36mm Ref. 128239 (Circa 2020)
Setelah sempat bereksperimen dengan ukuran lebih besar, akhirnya di tahun 2019 Rolex Day-Date kembali ke akarnya dengan diameter klasik 36mm. Bedanya, sekarang hadir dengan sentuhan desain modern dan tentu saja mesin terbaru Caliber 3255 yang lebih canggih.
Beberapa referensi yang dirilis hadir dengan pilihan material mewah, antara lain:
- Ref. 128238 – Yellow Gold
- Ref. 128239 – White Gold
- Ref. 128235 – Rose Gold
- Ref. 128236 – Platinum
2022 – Ref. 228236

Source: monochrome-watches
Rolex Day-Date 40mm Ref. 228236 Platinum Ice Blue
Di tahun 2022, Rolex memperluas lini Day-Date 40mm (2015) dengan merilis versi Platinum Ref. 228236. Seperti tradisi di koleksi lain (seperti Daytona), versi platinum biasanya dipasangkan dengan ice blue dial khas — dan memang itulah yang kita lihat di model ini. Pilihan dial lain seperti blue ombré, white, meteorite, dan beberapa opsi dial lainnya, juga dirilis seiring waktu.
Selain itu, ada juga beberapa referensi spesial yang menambah variasi di koleksi Day-Date. Misalnya, Ref. 128396TBR yang dirilis pada 2023, lalu disusul Ref. 128349RBR di tahun berikutnya. Keduanya hadir dengan diamond-set bezel, yang bikin Day-Date makin versatile dan kasih lebih banyak opsi menarik buat para kolektor.
Tentu aja, kamu nggak perlu jadi seorang jenderal atau presiden untuk bisa punya Rolex Day-Date. Cukup kenakan setelan rapi atau gaun elegan, lalu tambahkan salah satu koleksi Day-Date yang sesuai dengan selera — atau bisa matching dengan warna outfit kamu.
Mau beli di mana? Nggak usah bingung, jawabannya ya di Oneluxe. Di sini kamu bisa dapetin koleksi Rolex Day-Date terbaik, pastinya dijamin original 100%.
Baca juga: Rolex Air King, Melacak Jejak Sejarah Panjang Jam Tangan Aviasi Klasik
Referensi
Rolex Day-Date - Ideal Accomplishments. https://www.rolex.com/watches/day-date.
Slaven, Erik. “In-Depth: The History of the Rolex Day-Date, The Presidential Watch.” Monochrome Watches, 19 Dec. 2024, https://monochrome-watches.com/history-rolex-day-date-1956-present-president-watch-in-depth-review/.
Pulvirent, Stephen. “The Rolex Day-Date: A Complete Collector’s Guide.” Sothebys.Com, 24 Apr. 2025, https://www.sothebys.com/en/articles/the-rolex-day-date-a-complete-collectors-guide.
Broer, Robert-Jan. “Rolex Day-Date - Historical Overview Of Rolex’s Flagship.” Fratello Watches - The Magazine Dedicated To Luxury Watches, 8 Nov. 2019, https://www.fratellowatches.com/rolex-day-date-historical-overview-of-rolexs-flagship/.
Baker, Logan. “Buying, Selling, & Collecting: How The Rolex Day-Date Became A Million-Dollar Watch.” Hodinkee, 20 Feb. 2022, https://www.hodinkee.com/articles/rolex-day-date-president-history-price-auction-record.
Watches, Written. “Rolex Date Date History - Bob’s Wristwatch Guide.” Menu, 22 Aug. 2025, https://www.bobswatches.com/rolex/day-date/rolex-day-date-history.
Swisswatchexpo. “Rolex President Day-Date Generations.” The Watch Club by SwissWatchExpo, 25 Jan. 2024, https://www.swisswatchexpo.com/thewatchclub/2024/01/25/generations-rolex-president-day-date/.
“Rolex Day-Date History » WatchBase.” WatchBase.Com, https://watchbase.com/blog/2015/02/21/rolex-day-date-history.

