Setelah sebelumnya membahas koleksi "anak baru" β Sky-Dweller yang debut di tahun 2012, sekarang saatnya kita mundur jauh ke belakang, sekitar 80 tahun lalu, saat koleksi penerbangan pertama dari Rolex diperkenalkan.
Kalau ngomongin jam tangan pilot dari Rolex, biasanya dua nama yang langsung terlintas adalah Sky-Dweller atau GMT-Master. Keduanya memang punya fitur dan desain yang cocok dengan dunia penerbangan. Tapi di balik dua nama besar itu, ada satu model yang sering terlupakan tapi justru punya sejarah panjang yang unik β Air King.
Lahirnya Rolex Air King
Cerita Rolex Air-King dimulai pada tahun 1945. Saat itu, Hans Wilsdorf β pendiri Rolex β punya ide untuk menciptakan lini jam tangan khusus yang ditujukan untuk para pilot. Di masa-masa sulit saat Perang Dunia II, banyak pilot yang mulai memakai jam tangan di pergelangan tangan, dan salah satu pilihan favorit mereka adalah Rolex Oyster.
Dalam dunia penerbangan, jam tangan bukan cuma soal penunjuk waktu. Jam juga berfungsi penting untuk navigasi dan berbagai perhitungan manual. Karena itu, nggak heran banyak jam pilot yang tampil dengan skala-skala rumit di dial-nya. Tapi waktu itu, yang mereka punya cuma jam dengan desain simpel: hanya penunjuk jam, menit, dan detik.
Nah, Air-King sebenarnya merupakan bagian dari rangkaian seri "Air", yang dibuat untuk menghormati Royal Air Force (RAF) Inggris. Selain Air-King, ada juga Air-Lion, Air-Tiger, dan Air-Giant. Ketiga model lainnya justru rilis lebih dulu sejak tahun 1930-an, tapi semuanya kini telah menghilang dari peredaran. Hanya Air-King yang berhasil bertahan.
4-Digit Reference: Generasi Awal
1945 β Ref. 4925

Source: sothebys
Air King Ref. 4925 (Circa 1956)
Ref. 4925 adalah model Air-King pertama, yang produksinya berlangsung hingga tahun 1953. Jam ini menggunakan Oyster case stainless steel berukuran 34mm dengan ketahanan air hingga 50 meter, lengkap dengan screw-down crown. Untuk tampilannya, jarum jamnya memakai leaf hands berlapis emas, jarum detik biru, dan acrylic crystal.
Di dalamnya, jam ini dibekali movement Caliber 10.5 dengan 15 jewels, frekuensi 18.000vph, manual winding, dan fungsi time-only. Dial-nya berwarna putih eggshell dengan Arabic numerals, dan terdapat font italic bertuliskan βROLEXβ diikuti βOYSTER AIR-KINGβ, serta logo Rolex yang dicetak di bagian atas.
1945 β Ref. 4365

Source: monochrome-watches
Air King Ref. 4365
Ref. 4365 dan Ref. 4925 sebenarnya dirilis pada periode bersamaan. Tapi, ada beberapa perbedaan di antara keduanya. Ref. 4365 menggunakan sub-dial small seconds berukuran besar sebagai pengganti jarum detik di tengah, sehingga movement-nya pun berbeda β meskipun keduanya sama-sama berbasis calibre 10.5 dan dioperasikan secara manual.
Untuk dial, tampilannya hampir identik dengan Ref. 4925, tapi ada tambahan teks PRECISION di atas sub-dial small seconds, serta tulisan SWISS MADE di bagian bawah dial.
1946 β Ref. 4499

Source: Blackbough
Air King Ref. 4499 (Circa 1946)
Tahun 1946, Rolex merilis Ref. 4499 yang secara tampilan hampir identik dengan Ref. 4925. Bedanya, model ini sudah memakai movement calibre 10.5 yang di-upgrade menjadi 17 jewels, serta penambahan teks βPRECISIONβ pada dial.
1953 β Ref. 6552

Source: everywatch
Air King Ref. 6552 (Circa 1958)
Pada tahun 1953, Rolex merilis Air-King Ref. 6552 dengan pembaruan besar pada desain dan movement di dalamnya. Hal yang tetap dipertahankan adalah case 34mm, acrylic crystal, dan drilled lugs.
Kali ini, logo mahkota Rolex dan tulisan ROLEX di aplikasikan. Sementara itu, teks Air-King untuk pertama kalinya dicetak dengan gaya huruf klasik dan bukan lagi dalam huruf kapital semua β yang kemudian menjadi ciri khas model ini selama bertahun-tahun bahkan sampai saat ini.
Tulisan PRECISION diganti menjadi SUPER PRECISION untuk menandakan penggunaan automatic movement yang baru. Jarum jam dan menit model alpha hands menggantikan leaf hands sebelumnya, lengkap dengan radium lume inserts untuk pertama kalinya.
Perubahan terbesar ada pada bagian mesin, dengan digunakannya calibre 1030 yang mengubah Air-King menjadi model Oyster Perpetual. Movement ini masih berdetak pada frekuensi 2.5Hz, tapi kini memiliki 25 jewels dengan akurasi yang lebih baik.
Calibre 1030 adalah movement in-house penuh pertama Rolex (diluncurkan tahun 1950), menggunakan rotor βbutterflyβ bi-directional dan memiliki opsi sertifikasi chronometer. Mesin ini juga digunakan pada model Explorer generasi awal dan Submariner No-Date.
1957 β Ref. 5500

Source: amsterdamvintagewatches
Air King Ref. 5500 (Circa 1978)
Mungkin rilisan yang paling signifikan dalam sejarah Air-King adalah Ref. 5500, yang dirilis pada tahun 1957. Referensi ini diproduksi selama 32 tahun hingga 1989, menjadikannya Air-King dengan masa produksi terpanjang. Karena produksinya yang lama, variasi modelnya pun sangat beragam.
Ref. 5500 dibekali movement calibre 1520 atau 1530. Cara membedakannya cukup mudah: model dengan calibre 1520 biasanya bertuliskan βPrecisionβ pada dial, sedangkan calibre 1530 memakai label βSuper Precisionβ.
Rolex punya sejarah panjang dalam membuat corporate dials, bahkan mereka secara aktif menawarkan opsi logo dial untuk perusahaan. Nah, Air king Ref. 5500 menjadi salah satu favorit bagi bisnis atau institusi yang ingin memberikan jam Rolex sebagai bonus mewah, hadiah pensiun, dan sejenisnya.
Tentu saja, konsep logo dial ini tidak hanya berlaku pada Air-King, tetapi juga pada model Oyster Perpetual, Datejust, Day-Date, dan lainnya. Namun, gaya klasik Air-King dan harganya yang lebih terjangkau membuatnya menjadi kandidat paling ideal untuk peran ini.

Source: Dominoβs Pizza, UAE Armed Forces
Air King 5500 Dominoβs Pizza (Kiri) & UAE Armed Forces (Kanan)
Contoh populer dari corporate logo ini termasuk yang dicetak dengan merek terkenal seperti Dominoβs Pizza dan Leviβs. Selain itu, ada juga versi yang dibuat khusus untuk beberapa angkatan bersenjata, seperti Saudi Army, UAE Armed Forces, dan Bahrain Defense Force.
1959 β Ref. 5700

Source: watchclub
Air King Ref. 5700
Pada tahun 1959, Rolex memperkenalkan Air-King Date Ref. 5700 yang sama seperti namanya, menambahkan date window di posisi jam 3. Selebihnya, model ini sama seperti Ref. 5500, dan mirip dengan Oyster Perpetual Date pada masa itu, hanya saja tanpa sertifikasi official chronometer.
Ref. 5700 hadir dengan smooth bezel yang sudah familiar, sementara versi two-tone (Rolesor) yang lebih langka muncul kemudian dengan fluted bezel dan elemen dial berlapis emas (Ref. 5701). Penambahan komplikasi tanggal ini juga dibarengi upgrade movement menjadi calibre 1535, meskipun beberapa unit menggunakan calibre 1525.
Pilihan warna dial umumnya meliputi silver, black, white, dan champagne. Model ini terus diproduksi hingga tahun 1988.
5-Digit Reference: Penggunaan Sapphire Crystal
1989 β Ref. 14000

Source: Watchclub
Air King Ref. 14000 Blue Dial
Tahun 1989, Rolex merilis Ref. 14000, dan terus diproduksi selama 10 tahun hingga 1999. Model ini mempertahankan banyak karakter dari Ref. 5500, tetapi hadir dengan beberapa update baru seperti penggunaan sapphire crystal dan movement baru calibre 3000.
Jarum model pencil dan alpha yang semakin jarang ditemui kini benar-benar dihilangkan, digantikan dengan baton hands modern seperti yang digunakan pada Datejust dan model Rolex lainnya. Drilled lugs juga dihapus, membuat tampilannya terlihat lebih clean.
Pilihan dial kini semakin beragam, dengan tambahan warna salmon dan biru, serta desain dial yang lebih bervariasi menggunakan berbagai jenis indeks: mulai dari Roman numerals, hingga Arabic numerals di posisi jam 3, 6, dan 9. Meski begitu, layout dial Air-King yang simpel dan klasik tetap menjadi desain yang paling dominan di seri ini.
2000 β Ref. 14000M

Source: Watchclub
Air King Ref. 14000M Black Dial
Pada tahun 2000, Rolex merilis Ref. 14000M β di mana huruf βMβ berarti modified dari Ref. 14000. Perubahan terbesarnya ada pada movement, yang kini menggunakan calibre 3130 dengan sertifikasi COSC . Menariknya, meskipun calibre 3130 adalah movement Air-King pertama yang bersertifikat chronometer, tulisan PRECISION tetap dicetak pada dial.

Source: Watchclub
Air King Ref. 14010M Silver Dial
Selain itu, ada juga varian dengan engine-turned bezel, yaitu Ref. 14010 (diproduksi 1991β2001) dan Ref. 14010M (diproduksi 2000β2006).
6-Digit Reference: Modern Air King
2007 β Ref. 114200

Source: Watchclub
Air King Ref. 114200 β369β dial
Pada tahun 2007, Rolex merilis Ref. 114200 sebagai referensi 6 digit pertama di lini Air-King. Referensi ini diproduksi selama 7 tahun hingga 2014, dan hadir dengan banyak variasi dial, baik dari segi warna maupun desain hour markers-nya.
Di era ini, Rolex mulai beralih menggunakan Chromalight sebagai bahan luminesen, yang menghasilkan cahaya biru lebih terang dan bertahan lebih lama dibanding Super-LumiNova.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Rolex Air-King menjadi chronometer resmi. Movement yang digunakan masih sama, yaitu calibre 3130, namun kini sudah tersertifikasi β Tulisan PRECISION dan SUPER PRECISION akhirnya digantikan dengan SUPERLATIVE CHRONOMETER OFFICIALLY CERTIFIED pada dial.
2016 β Ref. 116900

Source: Watchclub
Air King Ref. 116900
Setelah Ref. 114200 dihentikan produksinya pada tahun 2014, Air-King benar-benar menghilang dari katalog Rolex, membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ini adalah akhir dari lini tersebut. Ternyata, Rolex hanya menunggu waktu yang tepat saja, karena dua tahun kemudian, pada 2016, Air-King hadir lagi dengan tampilan yang berbeda melalui Ref. 116900.
Pertama, ukuran case-nya berubah menjadi 40mm (cukup signifikan dari ukuran 34mm sebelumnya). Logo Rolex tidak lagi berada di posisi angka 12, jarum jam berubah menjadi Mercedes hands, dan dial-nya kini hanya berwarna hitam.
Movement-nya pun di-upgrade menjadi calibre 3131, yang merupakan versi penyempurnaan dari calibre 3130 sebelumnya, dengan power reserve 48 jam dan Paramagnetic Parachrom Blue hairspring untuk ketahanan yang lebih baik terhadap magnet.
2022 β Ref. 126900

Source: watchclub
Air King Ref. 126900
Pada tahun 2022, Rolex merilis Air-King Ref. 126900 yang sekilas terlihat mirip dengan pendahulunya, namun sebenarnya memiliki beberapa perbedaan penting.
Pertama, referensi baru ini menggunakan calibre 3230 yang sudah dilengkapi teknologi terbaru Rolex Chronergy escapement. Desain escapement ini dibuat lebih ringan dan berongga, dengan modifikasi pada escape wheel dan pallet stones, sehingga efisiensinya meningkat sekitar 15% dan akurasinya mencapai Β±2 detik per hari.
Dial hitamnya memang mirip dengan Ref. 116900, tetapi ada beberapa perubahan halus. Angka 5 di sudut kanan atas kini ditulis sebagai 05, sementara angka Arab 3, 6, dan 9 yang diaplikasikan sudah dilengkapi Chromalight inserts. Indeks di bawah angka 6 juga dihapus, memberikan ruang untuk logo mahkota Rolex (printed coronet) di antara tulisan SWISS dan MADE.
Salah satu hal terbaik dari Rolex Air-King adalah harganya yang relatif lebih terjangkau bagi kolektor maupun penggemar jam tangan. Kalau kamu ingin merasakan pengalaman memakai Rolex tanpa harus menguras kantong terlalu dalam, Air-King bisa jadi pilihan yang tepat.
Temukan koleksi Rolex Air King hanya di Oneluxe, platform terpercaya untuk jam tangan mewah original!
Baca juga: Rolex Daytona, Jejak Sejarah Racing Chronograph Rolex yang Legendaris
Referensi
Slaven, Erik. βIn-Depth: The History of the Rolex Air-King, The Underrated Pilotβs Watch.βΒ Monochrome Watches, 17 Jan. 2025, https://monochrome-watches.com/history-of-the-rolex-air-king-the-underrated-pilots-watch/.
Dobai, DΓ‘niel. βThe Rolex Air-King: A History of the Crownβs Most Divisive Model.βΒ Time+Tide Watches, 24 Mar. 2023, https://timeandtidewatches.com/the-rolex-air-king-a-history-of-the-crowns-most-divisive-model/.
Munden, Allen. βA Collectorβs Guide to the Rolex Air-King, From 1945 to Present.βΒ Robb Report, 26 Sept. 2024, https://robbreport.com/style/watch-collector/lists/complete-guide-to-the-rolex-air-king-1945-to-present-1235881849/.
"A Brief History of the Rolex Air King Watch.", https://rubberb.com/blog/a-brief-history-of-the-rolex-air-king-watch/.

