Patek Philippe Nautilus: Sejarah di Balik Salah Satu Koleksi Ikonik Karya Gerald Genta

Sejarah Patek Philippe Nautilus

Kita sudah bahas tentang sejarah Patek Philippe Aquanaut, dan sekarang mari kita mundur 21 tahun sebelumnya untuk koleksi ikonik lain dari Patek Philippe: Nautilus.

Mendekati usia 50 tahun sejak pertama kali dirilis, Patek Philippe Nautilus tetap menjadi salah satu jam tangan paling diincar di dunia. Popularitasnya bukan cuma karena jam ini diciptakan oleh salah satu desainer jam tangan paling legendaris (kalau kamu penggemar jam tangan, mungkin sudah bisa menebak siapa orangnya), tapi juga karena nama besar Patek Philippe sendiri yang sudah jadi simbol prestise bertahun-tahun lamanya.

Sambil menunggu kejutan seperti apa yang mungkin disiapkan Patek Philippe untuk merayakan golden anniversary koleksi terbaiknya ini, yuk kita bahas dulu sejarahnya, bagaimana semuanya dimulai, dan bagaimana Nautilus berevolusi hingga menjadi seperti yang kita kenal sekarang.

1976: Ref. 3700, Nautilus Pertama

Sebelum membahas lebih dalam tentang Nautilus pertama, kita perlu melihat sedikit latar belakang cerita di balik kemunculannya. Semuanya berawal pada era 1950-an hingga 1960-an, masa yang luar biasa dalam sejarah horologi. Di era ini, jam tangan menjadi semakin presisi, andal, efisien, dan tahan air dibandingkan sebelumnya.

Kalau dilihat dari kategori jam tangan di tahun 1960-an, umumnya terbagi menjadi dua. Pertama, jam tangan mewah atau luxury dress watches, yang biasanya terbuat dari emas, berukuran tipis, dan terkadang memiliki komplikasi. Di sisi lain, jam tangan berbahan steel saat itu dianggap sebagai versi β€œmurah” dari model mewah atau sekadar jam tangan sport. Menariknya, Nautilus Ref. 3700 yang terbuat sepenuhnya dari stainless steel, tetap termasuk ke dalam tier atas.

Iklan β€œone of the world’s costliest watches is made of steel” Patek Philippe pada tahun 1976

Iklan β€œone of the world’s costliest watches is made of steel” Patek Philippe pada tahun 1976 - Source: monochrome-watches.com

Jam tangan sport di era 1950-an hingga 1960-an sebenarnya dibuat untuk tujuan spesifik. Contohnya seperti dive watch, chronograph, atau pilot watch. Namun, jam-jam ini belum dianggap sebagai simbol kemewahan seperti sekarang, melainkan lebih kepada alat fungsional bagi para profesional.

Situasi mulai berubah drastis di akhir tahun 1960-an ketika Seiko meluncurkan Seiko Astron, jam tangan quartz komersial pertama di dunia. Inovasi ini menjadi β€œbom waktu” bagi industri jam mekanik. Dalam dekade berikutnya, jam tangan quartz mulai mendominasi pasar karena lebih murah, lebih akurat, dan terlihat futuristik. Karena itu, jam tangan mekanik mulai ditinggalkan oleh banyak konsumen, dan penjualannya turun drastis.

Untuk bisa bertahan, brand-brand besar harus berinovasi dengan menciptakan sesuatu yang berbeda, jam tangan yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai kemewahan tinggi, agar tetap bisa dijual dengan harga premium. Dari sinilah ide luxury sports watch lahir. Audemars Piguet (AP) menjadi pelopor pada tahun 1972 dengan memperkenalkan Royal Oak, jam tangan yang berhasil menggabungkan kesan mewah dan tangguh dalam satu desain.

Sebagai rival utama AP, Patek Philippe tentu tidak mau ketinggalan. Saat itu mereka memang sudah memiliki koleksi chronograph dan time-only watch, tapi belum ada yang benar-benar bisa disebut sporty. Setelah empat tahun pengembangan, bersama desainer yang sama di balik Royal Oak, GΓ©rald Genta, lahirlah Patek Philippe Nautilus pada tahun 1976.

Gerald Genta

Gerald Genta - Source: sothebys.com

Inspirasi desain Nautilus datang saat Genta sedang makan malam di restoran sebuah hotel. Ia melihat para eksekutif Patek Philippe duduk di sudut ruangan, dan dari sudut lainnya ia mulai menggambar di atas kertas, terinspirasi oleh bentuk jendela kapal laut atau porthole. Menurut pengakuannya, ia hanya butuh lima menit untuk membuat sketsa jam tangan yang kelak menjadi salah satu ikon terbesar dunia horologi.

Sketsa asli Nautilus yang digambar langsung oleh GΓ©rald Genta

Sketsa asli Nautilus yang digambar langsung oleh GΓ©rald Genta - Source: sothebys.com

Nama β€œNautilus” sendiri diambil dari kapal legendaris milik Captain Nemo dalam novel klasik karya Jules Verne, 20,000 Leagues Under the Sea yang diterbitkan pada tahun 1870. Nama ini terasa sangat pas untuk menggambarkan karakter jam tersebut β€” tangguh, tahan air, dan memiliki semangat petualangan yang kuat.

Patek Philippe Nautilus Ref. 3700

Patek Philippe Nautilus Ref. 3700 - Source: monochrome-watches.com

Koleksi pertama Patek Philippe Nautilus hadir dengan ukuran 42mm, yang pada masanya tergolong besar, sehingga mendapat julukan β€œJumbo”. Meskipun diameternya besar, jam ini justru memiliki profil yang sangat tipis, hanya 7,6mm. Produksi Nautilus β€œJumbo” ini berlangsung dari 1976 hingga 1990, dengan beberapa varian referensi dan material berbeda yang dirilis selama periode tersebut.

  • 3700-01A (steel with large bracelet)

  • 3700-11A (steel with narrow bracelet)

  • 3700-1AJ (two-tone steel and gold with large bracelet)

  • 3700-11AJ (two-tone steel and gold with narrow bracelet)

  • 3700-1J and 3700-11J (yellow gold)

  • 3700-1G and 3700-11G (white gold)

  • 3700-1P (platinum)

1981: Ref. 3800, Nautilus Mid-Size

Meskipun sukses besar, namun para kolektor menyayangkan ukuran jam tangan Nautilus Ref. 3700 (42mm) yang terlalu besar. Karena itu, Patek Philippe memutuskan untuk merilis Ref. 3800, Nautilus versi middle, berukuran 37.5 mm.

Patek Philippe Nautilus Ref. 3800 (Circa 1982)

Patek Philippe Nautilus Ref. 3800 (Circa 1982) - Source: watchclub.com

Sekilas, tampilannya mirip dengan versi yang sebelumnya, entah dari strap, dial, case, dan lain-lain. Tapi ternyata, ada beberapa tambahan detail yang seringkali tidak disadari. Misalnya seperti modul tambahan di bagian atas, strap terintegrasi yang meruncing ke kait, dan fitur central second hand.

Pilihan materialnya beragam, dari emas hingga stainless steel. Anda juga bisa menemukan dial yang variatif, mulai dari warna biru tua, putih, emas, dan hitam. Meskipun ukuran jam kecil ini lebih, namun harga Patek Philippe Nautilus Ref. 3800 masih tetap mahal.Β 

1996: 20 Tahun Anniversary Edition

Pada tahun 1996, tepat 20 tahun setelah perilisan-nya yang pertama, Nautilus kembali mendapatkan perubahan desain. Pertama, Ref. 3800 mengalami evolusi desain pada bagian dial. Untuk jam tangan Patek Philippe yang satu ini, marker jam berubah menjadi angka Romawi, dibandingkan sebelumnya yang menggunakan marker batons.

Patek Philippe Nautilus Ref. 3800 Roman (Circa 2002)

Patek Philippe Nautilus Ref. 3800 Roman (Circa 2002) - Source: watchclub.com

Masih di tahun yang sama, Patek merilis satu model lain yang cukup unik dan mengejutkan. Untuk pertama kalinya, Patek Philippe memutuskan untuk menghadirkan Nautilus dengan leather strap, bukan dengan integrated metallic bracelet yang selama ini menjadi ciri khas desainnya.

Patek Philippe Nautilus Ref. 5060/SJ (Circa 1996)

Patek Philippe Nautilus Ref. 5060/SJ (Circa 1996) - Source: revolutionwatch.com

Model ini adalah Ref. 5060, yang diluncurkan dengan material yellow gold dan ukuran case yang lebih kecil, 35mm. Berbeda dari Nautilus yang sudah ada, Ref. 5060 tidak memiliki β€œears” khas di kedua sisi case.

1998: Ref. 3710, Penambahan Complications

Sejauh ini, koleksi Nautilus hanya diproduksi dengan time-and-date saja, yaitu jam dengan 2 atau 3 jarum plus tanggal (tidak lebih, tidak kurang). Namun semuanya berubah pada tahun 1998 dengan hadirnya Ref. 3710, yang hanya dirilis dalam satu konfigurasi saja, yaitu steel dengan dial hitam.

Patek Philippe Nautilus Ref. 3710/1A β€˜Comet’

Patek Philippe Nautilus Ref. 3710/1A β€˜Comet’

Untuk pertama kalinya, Nautilus memperkenalkan winding zone indicator, sekaligus membawa kembali ukuran β€œjumbo” case berdiameter 42mm. Meskipun sudah memiliki komplikasi tambahan, Ref. 3710 tetap tergolong tipis, dengan ketebalan sekitar 8mm.

Fitur winding zone indicator atau IZR (Indication de Zone de Remontage) ditempatkan mendekati posisi pukul 12 (meski tidak sepenuhnya sejajar). Karena adanya komplikasi baru ini, posisi logo Patek Philippe dipindahkan ke bagian bawah dial, tepat di pukul 6. Sementara itu, window date tetap dipertahankan di posisi pukul 3.

Oleh karena tampilan indikator power reserve-nya, Ref. 3710 mendapat julukan β€œComet Tail” atau β€œComet” dari para kolektor. Indikator ini memiliki bentuk yang menyerupai ekor komet. Saat jam ini sedang di-wind, indikator tersebut akan bergerak dengan animasi halus. Gerakan inilah yang membuat para kolektor merasa seolah-olah sedang melihat β€œkomet yang melesat” di permukaan dial.Β 

2004: Ref. 3711, Jumbo Whitegold

Enam tahun setelah ukuran jumbo kembali hadir di katalog Nautilus, Patek Philippe memperkenalkan referensi baru. Namun kali ini bukan dalam material steel, melainkan white gold dipilih sebagai material utama. Model tersebut adalah Patek Philippe Nautilus Ref. 3711/1G-001, yang hanya tersedia dalam satu konfigurasi: white gold dengan ukuran case 42mm, sama seperti generasi β€œJumbo” original.

Patek Philippe Nautilus Ref. 3711/1G

Patek Philippe Nautilus Ref. 3711/1G - Source: monochrome-watches.com

Jam ini tergolong langka, pertama karena pilihan materialnya. Penggunaan white gold membuat harga retail-nya jauh lebih tinggi dibanding Nautilus steel. Selain itu, masa produksinya juga sangat singkat. Ref. 3711 hanya diproduksi dua tahun saja (mulai tahun 2004 hingga 2006), sebelum akhirnya dihentikan ketika Patek Philippe merilis Ref. 5711.

2005: Ref. 3712, Unbalanced Dial

Salah satu model transisi yang sangat penting dalam sejarah Nautilus, dan juga salah satu yang super langka, adalah Patek Philippe Nautilus Ref. 3712, yang hanya diproduksi selama 1 tahun saja. Model ini hadir dalam material steel dan tetap menggunakan ukuran jumbo 42mm.

Patek Philippe Nautilus Ref. 3712

Patek Philippe Nautilus Ref. 3712/1A - Source: revolutionwatch.com

Setelah memperkenalkan indikator power reserve pada Ref. 3710, Patek Philippe membawa tingkat kompleksitas yang jauh lebih tinggi pada Ref. 3712. Jam ini tampil dengan display yang sengaja dibuat tidak seimbang, sesuatu yang justru nantinya akan menjadi ciri khas dan sangat dihargai oleh para kolektor.

Meskipun tata letaknya terlihat β€œacak”, dial Ref. 3712 punya pesona yang kuat. Power reserve ditempatkan di posisi 10:30, lalu terdapat date dan moonphase di posisi 7, dan small seconds di posisi 4. Komposisi sub-dial yang tidak biasa ini membuat Ref. 3712 sangat mudah dikenali, sekaligus memberikan karakter unik yang berbeda dari Nautilus mana pun sebelumnya.

Patek Philippe Nautilus Ref. 3712 pertama kali diperkenalkan di Baselworld 2005, namun tidak bertahan lama di katalog. Model ini segera digantikan oleh Ref. 5712 pada Baselworld 2006, yang memiliki layout komplikasi yang sama tetapi menggunakan case generasi baru untuk memperingati 30 tahun Nautilus.

2006: 30 Tahun Anniversary Edition

Pada tahun 2006, Patek Philippe merayakan ulang tahun ke-30 Nautilus. Alih-alih merilis edisi terbatas saja, Patek justru mengambil langkah yang jauh lebih besar: mereka melakukan penyegaran desain, bukan perubahan drastis, tetapi cukup untuk memberi identitas baru, dan sekaligus meluncurkan 4 model generasi Nautilus terbaru.

Dari kiri ke kanan: Nautilus Ref. 5711/1A, Nautilus Ref. 5712/1A, Nautilus Ref. 5980/1A, Nautilus Ref. 5800/1A

Dari kiri ke kanan: Nautilus Ref. 5711/1A, Nautilus Ref. 5712/1A, Nautilus Ref. 5980/1A, Nautilus Ref. 5800/1A - Source: monochrome-watches.com

Model pertama yang diperkenalkan pada tahun 2006 adalah Ref. 5711/1A, yang menandai kembalinya ikon β€œsteel jumbo”. Dari desainnya, kamu langsung bisa melihat garis besar yang sangat mirip dengan Nautilus original karya GΓ©rald Genta. Jika dibandingkan secara langsung, keduanya terlihat hampir identik. Namun, versi 2006 ini tetap memiliki beberapa perbedaan halus yang memberi sentuhan modern.

Diameter case misalnya, kini 40mm alih-alih 42mm, dan ketebalannya juga sedikit bertambah menjadi 8,3mm dibandingkan 7,6mm pada versi original. Keduanya memakai dial biru dengan pola horizontal, tetapi 5711 memiliki tone yang lebih electric blue dengan gradasi yang lebih kuat.

Model kedua adalah Ref. 5712, yaitu versi moon-and-date dari Nautilus. Walaupun terlihat baru, sebenarnya ini merupakan pembaruan dari Ref. 3712 yang dirilis setahun sebelumnya. Perbedaannya ada pada ukuran case yang sedikit lebih besar, dari 42mm menjadi 43mm. Secara visual, 5712 tetap mempertahankan layout komplikasi yang asimetris seperti pendahulunya.

Model ketiga adalah Ref. 5980, yang menjadi chronograph pertama dalam koleksi Nautilus. Setelah sebelumnya bereksperimen dengan komplikasi seperti moonphase, date, small seconds, dan power reserve, Patek akhirnya menambahkan komplikasi yang benar-benar selaras dengan konsep luxury sports watch: chronograph, yang terlihat jelas pada sub-dial besar di posisi pukul 6.

Model keempat adalah Ref. 5800, yaitu versi mid-size yang didesain ulang, atau bisa dibilang versi modern dari Ref. 3800 yang diperkenalkan pada tahun 1981. Perubahan paling jelas terlihat pada ukuran case, dari 37,5mm pada 3800 menjadi 38,4mm pada versi 2006.

2010: Ref. 5726, Annual Calendar

Pada tahun 2010, Patek Philippe kembali memperluas lini Nautilus dengan menambahkan salah satu komplikasi khas mereka, yaitu annual calendar. Komplikasi ini pertama kali dikembangkan oleh Patek pada pertengahan tahun 1990an dan debut secara resmi pada tahun 1996 melalui Ref. 5035. Nautilus Ref. 5726 menjadi kali pertama Patek Philippe menawarkan komplikasi annual calendar dalam case berbahan steel.

Patek Philippe Nautilus Ref. 5726A-001

Patek Philippe Nautilus Ref. 5726A-001

Komplikasi annual calendar sendiri bekerja dengan membaca jumlah hari dalam setiap bulan, dan secara otomatis menyesuaikan tanggal β€” baik bulan yang berjumlah 30 hari maupun 31 hari. Satu-satunya hal yang tidak bisa dihitung oleh annual calendar adalah bulan Februari dan tahun kabisat. Itu sebabnya, jam dengan komplikasi ini tetap membutuhkan satu kali penyesuaian setiap tahun, yaitu saat berpindah dari 28 Februari ke 1 Maret.

2012: Ref. 5711, 5726, 5980, The Silvery-White Dials

Dari kiri ke kanan: Ref. 5711/1A-011, Ref. 5726/1A-010, Ref. 5980/1A-019

Dari kiri ke kanan: Ref. 5711/1A-011, Ref. 5726/1A-010, Ref. 5980/1A-019 - Source: swisswatchexpo.com

Pada tahun 2012, Patek Philippe melakukan evolusi yang cukup signifikan pada koleksi Nautilus. Sebelumnya, hampir semua model Nautilus berbahan steel hadir dengan dial warna gelap. Namun sejak Baselworld 2012, tiga model utama akhirnya tersedia dalam warna yang lebih terang β€” silvery white dial. Ketiga model tersebut adalah β€œSteel Jumbo” 5711, Chronograph 5980, dan annual calendar 5726.

Sejak pertama kali muncul pada tahun 1976, Nautilus selalu diposisikan sebagai sports watch, tetapi tetap mempertahankan nuansa formal berkat dial gelapnya. Kehadiran dial berwarna cerah ini mengubah karakter Nautilus secara cukup dramatis. Warna silver/white memberi tampilan yang lebih segar, lebih sporty, dan terasa jauh lebih modern. Pada saat yang sama, perubahan ini membuat Nautilus menjadi semakin serbaguna dan tidak lagi terpaku pada gaya klasik yang cenderung konservatif.

2014: Ref. 5990, Travel Time Chronograph

Patek Philippe Nautilus Ref. 5990/1A-001

Patek Philippe Nautilus Ref. 5990/1A-001

Pada Baselworld 2014, Patek Philippe memperkenalkan Ref. 5990, yang sekaligus menggantikan versi stainless steel dari 5980. Walaupun masih menggunakan arsitektur mekanis yang sama, Nautilus 5990 membawa peningkatan besar lewat tambahan komplikasi travel time.

Tampilan dial pada Ref. 5990 sebenarnya merupakan kombinasi dari dua model sebelumnya: sub-dial chronograph khas Ref. 5980 di posisi pukul 6, dan sistem travel time seperti yang ditemukan pada Aquanaut Ref. 5164. Bedanya, pada 5990, tampilan second time zone tetap menggunakan jarum tengah, lengkap dengan indikator day/night untuk waktu lokal dan home time.Β 

Namun ada satu perubahan penting: indikator tanggal yang sebelumnya berada di posisi 6 pada 5980 kini dipindahkan ke posisi 12. Perubahan ini menunjukkan adanya evolusi pada modul komplikasi yang digunakan.

2016: 40 Tahun Anniversary Edition

Pada tahun 2016, untuk merayakan ulang tahun ke-40 Nautilus, Patek Philippe merilis dua edisi terbatas yang super mewah: platinum Jumbo 5711/1P dan white gold chronograph 5976/1G.

Patek Philippe Nautilus Ref. 5711/1P-001

Patek Philippe Nautilus Ref. 5711/1P-001 - Source: monochrome-watches.com

Model pertama, Nautilus 5711/1P, dibuat berdasarkan versi klasik 3-hands. Secara konsep, jam ini mempertahankan seluruh elemen yang membuat 5711 begitu dicintai: movement yang sama, ukuran yang sama, display yang sama, dan estetika keseluruhan yang identik. Namun perbedaannya langsung terasa pada materialnya, karena edisi khusus ini menggunakan Platinum 950 untuk case dan bracelet.

Patek Philippe Nautilus Ref. 5976/1G-001

Patek Philippe Nautilus Ref. 5976/1G-001 - Source: monochrome-watches.com

Model kedua, Nautilus 5976/1G, merupakan versi chronograph berbahan white gold 18k, dan pada dasarnya merupakan versi β€œberotot” dari Ref. 5980. Jam ini tidak memakai modul travel time, sehingga tetap fokus pada fungsi chronograph murni. Yang membuatnya menonjol adalah dimensinya: dengan diameter 44mm, ini menjadi salah satu Nautilus terbesar yang pernah dibuat. Ukuran ini bisa dilihat sebagai respons Patek terhadap meningkatnya permintaan akan chronograph yang lebih besar, lebih tegas, dan lebih sporty.

Berikut ini adalah rangkuman singkat perjalanan Nautilus dari tahun 1976 hingga 2016, dapat anda lihat pada grafik berikut ini:

Sejarah Patek Philippe Nautilus

Source: monochrome-watches.com

Itulah catatan sejarah Patek Philippe Nautilus yang perlu Anda ketahui. Jadi, apakah Anda tertarik untuk mengoleksi ikon jam tangan mewah yang satu ini? Temukan koleksinya di ONELUXE! Ada banyak pilihan model yang bisa Anda pertimbangkan. Tidak hanya dari seri Nautilus, tersedia juga seri lainnya!

Baca juga: Sejarah Patek Philippe Perpetual Calendar Chronograph

Referensi

Goulard, Brice. β€œHistory of the Patek Philippe Nautilus, Part 3 – The Modern Days (2006/Present) - Monochrome Watches.” Monochrome Watches, 26 Oct. 2016, https://monochrome-watches.com/history-patek-philippe-nautilus-part-3-modern-days-5711-5712-5980-5990/.

Goulard, Brice. β€œHistory of the Patek Philippe Nautilus, Part 2 – The Evolution of a Collection (1980/2006) - Monochrome Watches.” Monochrome Watches, 18 Oct. 2016, https://monochrome-watches.com/history-patek-philippe-nautilus-part-2-evolution-collection/.

Goulard, Brice. β€œHistory of the Patek Philippe Nautilus, Part 1 - The Birth of an Icon, the 3700 (1976/1990) - Monochrome Watches.” Monochrome Watches, 11 Oct. 2016, https://monochrome-watches.com/history-patek-philippe-nautilus-part-1-nautilus-3700/.

Chia, Cheryl. β€œThe History of the Patek Philippe Nautilus.” Revolution Watch, 17 Oct. 2022, https://revolutionwatch.com/the-history-of-the-patek-philippe-nautilus/.

Orrico, Karyn. β€œThe Complete Guide to the Patek Philippe Nautilus.” Sothebys.Com, 5 Oct. 2025, https://www.sothebys.com/en/articles/the-complete-guide-to-the-patek-philippe-nautilus.

Share Tweet Pin it
Back to blog