Jaeger-LeCoultre Reverso: Sejarah dan Evolusi Dari Tahun 1931 Sampai Era Modern

Sejarah Jaeger-LeCoultre Reverso

Jaeger-LeCoultre Reverso telah menjadi manifestasi desain brilian yang lahir dari gelanggang polo dan bertahan hampir satu abad tanpa kehilangan pesonanya. Saat merek lain berlomba jadi modern, Reverso justru abadi lewat keunikannya: reversible casing, garis Art Deco yang tak lekang oleh waktu, dan mechanical legacy yang tak main-main. 

Siap menyelami kisah lengkap di balik ikon ini? Let’s rewind the Reverso.

1931: Latar Belakang Terciptanya Reverso

Semua bermula dari seorang pebisnis Swiss sekaligus distributor jam bernama César de Trey. Saat sedang perjalanan ke India, ia menonton pertandingan polo yang dimainkan oleh para perwira Inggris. Di tengah permainan, salah satu kaca jam tangan pemain pecah karena benturan. Sang pemain lalu menunjukkan jamnya kepada de Trey, sambil menantang, “Bisa nggak bikin jam yang cukup kuat buat dipakai main polo?”.

pertandingan polo

Source: lesrhabilleurs

Ide itu langsung dibawa de Trey ke temannya, Jacques-David LeCoultre, yang sudah dikenal sebagai ahli dalam pengembangan dan produksi movement. Untuk urusan desain case, mereka mempercayakannya kepada insinyur asal Prancis, René-Alfred Chauvot.

César de Trey (Kiri), Jacques-David LeCoultre (Kanan)

César de Trey (Kiri), Jacques-David LeCoultre (Kanan)

Source: revolutionwatch

Tanggal 4 Maret 1931, kantor paten di Paris (INPI – National Industrial Property Institute) menerima aplikasi hak paten resmi untuk inovasi baru: sebuah jam tangan yang bisa digeser dalam dudukannya dan diputar balik sepenuhnya. Beberapa bulan kemudian, tepatnya bulan Juli, de Trey membeli hak desain Chauvot, dan di bulan November ia mendaftarkan-nya dengan nama Reverso. Dari situlah lahirlah jam tangan legendaris ini.

Patent Application Reverso

Patent Application Reverso

Source: monochrome-watches

Karena ingin segera membawa desain revolusioner itu ke pasar, de Trey dan Jacques-David LeCoultre langsung membentuk kemitraan bisnis. Produksi dimulai tanpa menunggu lama, dan luar biasanya, kurang dari sembilan bulan setelah aplikasi paten diajukan, Reverso pertama sudah tersedia untuk dijual.

1931 - 1939: Desain Awal dan Era Pra-Perang

Sejak debutnya di tahun 1931, Reverso langsung menangkap semangat zaman. Garis geometri khas Art Deco, guilloché yang halus, lugs tegak yang tegas, dan garis tripel di atas dan bawah case menciptakan siluet yang tak lekang waktu.

Salah Satu Iklan di Surat Kabar Tahun 1932 Menyebutkan “Reverso”

Salah Satu Iklan di Surat Kabar Tahun 1932 Menyebutkan “Reverso”

Source: watchprosite

Namun lebih dari itu, jam ini menjelma jadi kanvas personal bagi para elite: case belakang berukir inisial, lambang keluarga, bahkan lukisan miniatur enamel. Tak heran jika para Maharaja India dan bangsawan Eropa menjadikannya simbol selera tinggi dan status sosial. 

Desain reversible watch-nya juga bukan cuma fungsional tapi juga memberi ruang bagi ekspresi personal yang intimate. Reverso masa ini kini jadi buruan para kolektor sebagai Jaeger-LeCoultre Reverso vintage with enamel back.

1940 - 1948: Masa Vakum dan Pergeseran Selera Pasar

Pasca perang Dunia II, selera konsumen bergeser drastis ke jam tangan berbentuk bulat. Saat itu, LeCoultre lebih memprioritaskan kebutuhan militer, sehingga model berbentuk persegi seperti Reverso perlahan menghilang dari katalog resmi. 

Akibatnya, produksinya resmi berhenti pada 1948, dan membuatnya absen dari etalase butik selama lebih dari dua dekade. Babak ini menjadi salah satu titik nadir dalam sejarah Jaeger-LeCoultre Reverso, meski bukan akhir dari kisahnya.

1972: Kebangkitan Reverso

Pada tahun 1972, di Le Sentier, Giorgio Corvo (Agen Jaeger-LeCoultre untuk Italia), menemukan 200 case Reverso tua yang terlupakan sejak produksi berhenti hampir 25 tahun yang lalu. Melihat peluang ini, Corvo bertekad untuk menghidupkan kembali Reverso dan menjualnya di Italia. Namun, perusahaan ragu-ragu, karena tidak memiliki movement untuk jam tangan tersebut.

Giorgio Corvo

Giorgio Corvo (Kiri)

Source: lesrhabilleurs

Namun Corvo tidak menyerah. Ia membawa satu atau dua case Reverso lama itu kembali ke Italia, lalu menyerahkannya kepada tim pembuat jam dan teknisi dari jaringan after-sales service-nya. Setelah hampir setahun bereksperimen, akhirnya mereka berhasil menciptakan sebuah movement holder yang memungkinkan dipasangnya JLC Calibre 840 – movement kecil berbentuk oval – ke dalam case Reverso vintage tersebut.

Jaeger LeCoultre "Corvo" Reverso (Circa 1972)

Jaeger LeCoultre "Corvo" Reverso (Circa 1972)

Source: teddybaldassarre

Jaeger-LeCoultre (JLC) kemudian mengadopsi dan menyempurnakan sistem yang dikembangkan Corvo. Dari situ, mereka memproduksi secara terbatas dengan memanfaatkan sekitar 200 case vintage yang berhasil ditemukan. Hasilnya? Sukses besar. Dalam hitungan beberapa bulan saja, perusahaan berhasil menjual semua 200 jam tangan tersebut. Dari sinilah momentum kebangkitan JLC.

1990s: Reverso Complications

Memasuki 1990-an, Reverso benar-benar memasuki babak baru. Untuk merayakan ulang tahun ke-60 pada tahun 1991, Jaeger-LeCoultre di bawah arahan Günter Blümlein dan Henri-John Belmont memperkenalkan beberapa komplikasi ke dalam Reverso untuk pertama kalinya.

Günter Blümlein

Günter Blümlein

Source: monochrome-watches

Berawal dari Soixantième (1991) dengan komplikasi power reserve dan tanggal, disusul oleh Tourbillon (1993), Répétition Minutes / Minute Repeater (1994), Chronograph Retrograde (1996), Géographique (1998) yang dibuat berdasarkan konsep Duoface, serta komplikasi Quantième Calendrier Perpétuel (2000).

Hampir semua komplikasi Reverso di era ini menggunakan Grande Taille case, yaitu desain berukuran lebih besar yang disarankan langsung oleh Günter Blümlein. Ukuran ini bukan hanya mengikuti selera pasar kontemporer yang saat itu memang cenderung menyukai jam berukuran lebih besar, tapi juga sangat penting secara teknis — karena memungkinkan komplikasi-komplikasi horologi dimasukkan ke dalam tubuh Reverso tanpa mengorbankan estetika.

1998 – 2016: Mencoba Kembali ke Sporty Look

Walaupun awalnya Reverso diciptakan sebagai sports watch, pada era 1990-an posisinya telah berubah total. Reverso saat itu lebih dikenal sebagai jam klasik, bukan lagi sport watch

Wajar kalau Reverso juga melewatkan era kejayaan chronograph di tahun 1960–70an. Ketika akhirnya dihidupkan kembali pada 1990-an, Reverso dianggap kurang memenuhi syarat sebagai sports watch modern — tidak punya water resistance lebih baik, ketangguhan ekstra, maupun tampilan sporty.

Untuk menjawab hal itu, Jaeger-LeCoultre merilis Reverso Gran Sport pada tahun 1998, yaitu interpretasi baru yang lebih tangguh dan dinamis dari Reverso klasik. Tidak sampai disana, tahun 2001, Reverso Gran Sport menambah fitur Chronograph, untuk menyaingi jam-jam sporty pada era itu.

Jaeger-LeCoultre Reverso Gran Sport (Ref. 295.8.59)

Jaeger-LeCoultre Reverso Gran Sport (Ref. 295.8.59)

Selain seri Gran Sport, tahun 2002, Reverso Septantième memperkenalkan XGT case yang lebih besar dan power reserve up to 8 days. Tidak berhenti disana, tahun 2006, Reverso Grande Complication Triptyque dirilis sebagai salah satu Reverso paling kompleks – hampir 20 complications.

Dekade ini menandai eksplorasi ulang sisi maskulin Reverso. Dari akhir 1990-an sampai tahun 2016, Jaeger-LeCoultre memproduksi beberapa varian Reverso yang lebih besar, dengan besar case yang berbeda-beda.

2016 - Sekarang: Classic, Tribute, dan Reverso One

Era ini memperkenalkan tiga pilar desain modern: Classic, Tribute, dan Reverso One — dengan pilihan Monoface, Reverso Duoface, dan Duetto. Ragam ukuran dan komplikasinya kini lebih luas tapi tetap setia pada estetika abadi. 

Dial bereksperimen lewat enamel, skeleton, hingga lukisan miniatur, yang menegaskan posisi Reverso sebagai jam tangan klasik dengan sentuhan artistik kontemporer.

Jaeger-LeCoultre Reverso Tribute Monoface Small Seconds (Ref. Q3978430)

Jaeger-LeCoultre Reverso Tribute Monoface Small Seconds (Ref. Q3978430)

Source: jaeger-lecoultre

Jika sejarah panjang ini membuat Anda penasaran menyentuhnya langsung, Oneluxe adalah destinasi terbaik. Temukan Jaeger-LeCoultre Reverso yang 100% original dengan berbagai varian yang sesuai dengan seleramu!

Referensi

Peshkov, Denis. “In-Depth: The History of the Almost Century-Old Jaeger-LeCoultre Reverso.” Monochrome Watches, 7 Mar. 2025, https://monochrome-watches.com/history-jaeger-lecoultre-reverso-reversible-watch-1931-in-depth-review/.

Traina, Anthony. “In-Depth: The Reverso That Revived The Jaeger-LeCoultre Reverso.” Hodinkee, 1 Mar. 2024, https://www.hodinkee.com/articles/the-reverso-that-revived-the-jaeger-lecoultre-reverso.

Us, Contact. “Jaeger-LeCoultre Reverso Guide.” Teddy Baldassarre, 19 July 2024, https://teddybaldassarre.com/en-int/blogs/watches/jaeger-lecoultre-reverso-guide.

"The History of the Reverso Luxury Watches| Jaeger-LeCoultre", https://www.jaeger-lecoultre.com/us-en/jaeger-lecoultre-reverso-history.

Bajpai, Neha. “Jaeger-LeCoultre Reverso: The Story of an Icon.” Revolution Watch, 28 Nov. 2021, https://revolutionwatch.com/jaeger-lecoultre-reverso-the-story-of-an-icon/.

“History of the Jaeger-LeCoultre Reverso.” Time and Watches | The Watch Blog, 1 Sept. 2025, https://www.timeandwatches.com/p/jaeger-lecoultre-reverso-history.html.

“JLC - A Brief Historical Note on the 75th Anniversary of Reverso.” WatchProSite, 24 Mar. 2006, https://www.watchprosite.com/jaeger-lecoultre/a-brief-historical-note-on-the-75th-anniversary-of-reverso/2.293366.1916819/.

Revolution. “Available in the Shop : A Fine Selection of Jaeger-LeCoultre Reversos from Watchfinder & Co.” Revolution Watch, 4 Aug. 2021, https://revolutionwatch.com/available-shop-fine-selection-jaeger-lecoultre-reversos-watchfinder-co/.

Share Tweet Pin it
Back to blog