Kalau kamu udah baca Part 1 sejarah Rolex Submariner, berarti kamu udah cukup familiar dengan awal mula dan evolusi “super cepat” Submariner di era 1950 – 1970-an.
Sekarang di part 2, kita lanjut dengan Submariner generasi ketiga, dimulai dari akhir tahun 1970-an — tepat saat Rolex memperkenalkan referensi Submariner dengan 5-digit pertama. Masa transisi ini membawa banyak perubahan penting, baik dari sisi teknologi maupun desain.
Setelah itu, kita juga akan bahas kemunculan model-model modern seperti Submariner No-Date Ref. 114060 dan Submariner Date Ref. 116610, yang jadi langkah penting dalam sejarah kontemporer Submariner — hingga akhirnya sampai ke model terbaru yang masih diproduksi sampai hari ini.
Generasi Ketiga Submariner: Referensi 5-Digit
Kalau kamu masih ingat, pada Part 1, butuh waktu sekitar 16 tahun bagi Rolex untuk akhirnya memutuskan bahwa menambahkan fungsi tanggal (date) pada Submariner adalah ide yang bagus. Keputusan itu akhirnya diwujudkan lewat Ref. 1680 yang debut pada tahun 1969 — dan disinilah titik awal perubahan besar dalam arah desain Submariner.
Model ini jadi penanda transisi Submariner dari yang awalnya murni jam diver profesional untuk kalangan terbatas, menjadi jam tangan yang lebih mewah, mendekati arah luxury sport watch yang kita kenal sekarang, tapi tetap fungsional — cocok dipakai setiap hari, di mana saja, dan oleh siapa saja.
Saking populernya model Submariner Date ini, Rolex bahkan mulai mengalihkan fokus pengembangan dari versi non-date, dan memproduksi varian no-date dengan pendekatan yang jauh lebih minim perubahan.
1979 – Ref. 16800

Satu dekade setelah memperkenalkan Submariner Date, Rolex meluncurkan referensi 5-digit pertamanya, yaitu Ref. 16800. Seri ini jadi awal dari serangkaian peningkatan besar di lini Submariner Date, yang nantinya juga akan diterapkan ke versi no-date.
Salah satu perubahan paling signifikan adalah penggantian kristal plexiglass dengan sapphire crystal yang jauh lebih kuat dan tahan gores. Pada masanya, ini adalah langkah besar menuju era modern Submariner.
Rolex juga menyematkan Triplock crown system — inovasi dengan tiga lapisan O-ring gasket yang menciptakan tiga zona penyegelan terpisah. Sistem ini dirancang untuk memastikan casing jam tetap super rapat dan tahan air maksimal. Hasilnya? Peningkatan kemampuan tahan air jadi 300 meter (1.000 kaki).
Dua tahun setelah peluncuran Ref. 16800, Rolex kembali merilis versi revisi dari model yang sama — dan kali ini membawa fitur baru yang cukup penting: bezel rotasi satu arah (unidirectional bezel). Mungkin terdengar mengejutkan, tapi sampai tahun 1981, bezel pada Submariner masih bisa diputar dua arah, yang sebenarnya cukup berisiko kalau dipakai menyelam.
Dengan pengenalan bezel satu arah ini, Submariner jadi lebih aman digunakan sebagai alat selam sungguhan. Kenapa? Karena kalau bezel-nya nggak sengaja tersenggol saat menyelam, waktu menyelam yang tersisa hanya bisa makin pendek, bukan lebih panjang. Artinya, potensi kesalahan dalam menghitung waktu menyelam jadi jauh lebih kecil.
Selain itu, versi pembaruan dari Ref. 16800 ini juga dibekali mesin baru: kaliber Rolex 3035. Movement ini berdetak di frekuensi lebih tinggi dibanding pendahulunya, kaliber 1575 — 28.800 bph vs 19.800 bph, hasilnya: waktu yang lebih akurat dan responsif. Fitur penting lainnya yang dikenalkan di sini adalah quick-set date, yaitu kemampuan untuk mengatur tanggal secara terpisah tanpa harus memutar jarum jam penuh.
Kaliber 3035 ini juga sudah bersertifikasi Superlative Chronometer, dan punya arsitektur yang sangat mirip dengan caliber 3135, movement yang nantinya dipakai dalam Submariner Date generasi berikutnya selama bertahun-tahun.
1979 – Ref. 16808

Bersamaan dengan peluncuran Ref. 16800 steel, Rolex juga memperkenalkan versi mewahnya dalam bentuk Ref. 16808, yang terbuat dari 18k yellow gold. Model ini jadi penerus dari Ref. 1680/8, dan kembali tersedia dalam dua pilihan: dial dan bezel hitam, atau dial dan bezel biru.
Pada awalnya, Ref. 16808 masih menggunakan indeks bergaya “nipple dial”, sama seperti pendahulunya. Tapi seiring waktu, desain indeks ini diganti menjadi indeks datar berisi lume, seperti yang digunakan pada Ref. 16800 versi baja.
Secara teknis, Ref. 16808 hampir identik dengan Ref. 16800. Bahkan, di bagian dalam caseback-nya, kamu bisa menemukan ukiran referensi “16800” — menandakan bahwa secara mesin dan struktur, keduanya memang satu keluarga.
1984 – Ref. 16803

Beberapa tahun setelah Rolex merilis Ref. 16800 dan Ref. 16808, mereka kembali memperluas lini Submariner dengan memperkenalkan Ref. 16803 — yang menjadi Submariner pertama dalam versi Rolesor, istilah khas Rolex untuk kombinasi twotone (steel dan gold).
Pada Ref. 16803 ini, desain Rolesor diterapkan lewat bezel berputar satu arah dari emas kuning 18k, dengan insert berwarna biru atau hitam yang disesuaikan dengan warna dial. Selain itu, bagian tengah rantai Oyster bracelet-nya juga menggunakan emas kuning, memberikan kesan mewah tapi tetap sporty.
1988 – Ref. 16610, 16618, 16613

Pada tahun 1988, sekitar satu dekade setelah kemunculan Submariner 5-digit pertama, Rolex siap memperkenalkan pembaruan besar berikutnya untuk lini Submariner Date. Hasilnya adalah Ref. 16610, model yang jadi salah satu Submariner paling dikenal dan paling lama diproduksi dalam sejarah Rolex.
Ref. 16610 membawa semua peningkatan yang sudah lebih dulu diperkenalkan di model transisi Ref. 16800 — seperti dial glossy, indeks timbul berlapis lume, bezel satu arah, dan tentu saja, Triplock crown. Tapi yang paling penting, model ini dibekali mesin baru: Caliber 3135, salah satu movement Rolex yang paling terkenal dan paling tahan lama. Seperti biasa, Rolex juga meluncurkan varian full gold (Ref. 16618) dan versi Rolesor kuning (Ref. 16613) dalam seri ini.

Hebatnya, trio Ref. 16610, 16613, dan 16618 ini bertahan di pasaran selama hampir dua dekade. Tentu, sepanjang perjalanannya, Rolex terus menyempurnakan detail teknis dan materialnya. Misalnya, penggunaan Luminova menggantikan tritium sebagai material lume sejak akhir 1990-an, karena lebih aman dan lebih tahan lama.
Kemudian, Rolex juga mulai menggunakan Oyster bracelet dengan solid end links (SEL). Sebelumnya, model Submariner masih menggunakan hollow end links, yang membuat bracelet terasa lebih ringan tapi kurang solid. Selain itu, casing-nya pun mulai diproduksi tanpa lug holes (lubang lug yang terlihat di sisi casing) — fitur kecil yang sekarang kita anggap biasa, tapi dulu cukup membedakan model lama dan baru secara visual.
Meskipun Ref. 16613 dan 16618 tetap konsisten hingga masa produksinya berakhir sekitar tahun 2008, Rolex ternyata menyiapkan rencana berbeda untuk Ref. 16610.
1989/1990 – Ref. 14060

Sementara Rolex di awal 1980-an sedang fokus menyempurnakan lini Submariner Date, mereka masih tetap memproduksi Ref. 5513, versi non-date legendaris yang sudah eksis sejak 1962. Tapi menjelang akhir dekade, jelas terlihat bahwa 5513 butuh pembaruan besar, dan itu akhirnya terwujud lewat peluncuran Ref. 14060.
Diluncurkan sekitar setahun setelah kemunculan Ref. 16610, Ref. 14060 jadi Submariner No-Date pertama yang dilengkapi dengan sapphire crystal dan Triplock crown. Dengan peningkatan ini, Submariner versi non-date kini punya kemampuan tahan air hingga 300 meter, sama seperti versi Date-nya.
Tapi yang menarik, mungkin karena Submariner Date saat itu lebih populer, Rolex memilih untuk tidak memberikan sertifikasi chronometer pada Ref. 14060. Di dalamnya, dipasang movement Caliber 3000, mesin modern Rolex yang kuat dan handal — meskipun tidak secanggih Caliber 3135. Misalnya, Cal. 3000 masih menggunakan flat hairspring, bukan Breguet overcoil seperti di 3135.
Padahal secara teknis, mesin ini masih cukup akurat untuk lolos standar COSC, tapi Rolex sengaja tidak menjadikannya chronometer-certified. Sisi positifnya? Dial-nya jadi lebih bersih dan simpel, dengan hanya dua baris teks di atas posisi jam 6.

Menariknya lagi, bahkan ketika Rolex mengganti Ref. 14060 dengan versi revisi Ref. 14060M pada tahun 1999 (dengan ‘M’ berarti modified), movement-nya — Caliber 3130 — juga belum disertifikasi sebagai chronometer.
Baru di akhir 2000-an, Rolex akhirnya mengubah keputusan ini, dan mulai mencertifikasi Ref. 14060M sebagai Superlative Chronometer. Itulah sebabnya di pasaran kamu bisa menemukan 14060M versi dua baris teks (non-chronometer) dan versi empat baris teks (chronometer-certified).
2003 – Ref. 16610LV “Kermit”

Pada tahun 2003, Rolex secara tidak resmi merayakan ulang tahun ke-50 Submariner — meskipun ada juga yang berpendapat bahwa perayaan seharusnya dilakukan tahun 2004. Untuk menandai momen spesial ini, Rolex merilis salah satu Submariner paling ikonik dan paling diburu kolektor: Ref. 16610LV, yang lebih dikenal dengan nama panggilan “Kermit”.
Begitu kamu lihat jam ini, pasti langsung paham asal nama julukannya. Alih-alih memakai bezel hitam seperti semua Submariner sejak Ref. 6204 pertama, model ini punya bezel aluminium berwarna hijau terang — sesuatu yang sangat “berani” pada masanya. Soalnya, di luar lini GMT-Master, belum pernah ada tool watch Rolex yang menggunakan bezel berwarna mencolok.
Menariknya, Ref. 16610LV bukan edisi terbatas, dan Rolex juga nggak pernah secara resmi menyebutnya sebagai edisi anniversary. Tapi terlepas dari itu, “Kermit” berhasil mencuri perhatian dan bertahan diproduksi selama tujuh tahun. Dalam banyak hal, model ini juga bisa dianggap sebagai pendahulu dari Submariner “Hulk” yang hadir setelahnya.
Modern Submariner: Ceramic Bezel
Memasuki awal tahun 1990-an, Rolex bisa dibilang sudah menemukan “resep yang pas” untuk lini Submariner dan Submariner Date. Meskipun masih ada beberapa penyesuaian kecil dan peningkatan bertahap, secara keseluruhan desain dan spesifikasinya tetap konsisten selama hampir dua dekade ke depan. Tapi di tengah periode yang tampak stabil ini, justru ada peristiwa penting yang membawa dampak besar bagi arah evolusi Submariner ke depannya.
2005 – 116718LN

Source: monochrome-watches.com
Era Submariner modern secara tidak langsung dimulai pada tahun 2005, saat Rolex merilis GMT-Master II Ref. 116718LN dengan material full yellowgold. Model ini dirilis untuk merayakan ulang tahun ke-50 koleksi GMT-Master, dan hadir dengan dial hijau mencolok — meskipun ada juga versi dengan dial hitam.
Dial hijau-nya memang langsung menarik perhatian, tapi fokus utama justru ada pada bezel hitamnya. Inilah momen pertama kalinya publik melihat bezel Cerachrom terbaru dari Rolex, yang langsung jadi sorotan utama.
Bezel ini dibuat dari material ceramic super keras yang dipatenkan oleh Rolex — Cerachrom. Bahan ini terkenal sangat tahan gores, dan warnanya nggak akan pudar meskipun terus-terusan terkena sinar UV matahari.
Angka dan marker pada bezel Cerachrom ini diukir langsung ke dalam permukaan keramik, lalu dilapisi dengan lapisan tipis emas atau platinum menggunakan proses PVD (Physical Vapor Deposition). Setelah itu, bezel menjalani proses pemolesan dengan bubuk berlian, yang menghilangkan sisa lapisan emas atau platinum dari permukaan bezel — meninggalkan hanya bagian ukiran yang tetap berkilau.
Sejak saat itu, sudah bisa ditebak bahwa ceramic bezel baru ini pasti akan diterapkan ke Submariner berikutnya. Di sinilah semuanya dimulai — baik dari sisi tampilan, maupun peningkatan fungsionalitasnya.
2008 – Ref. 116618 & Ref. 116619



Pada tahun 2008, Rolex merilis tiga Submariner Date baru full gold:
-
Ref. 116618LN (yellow gold, dial dan bezel hitam),
-
Ref. 116618LB (yellow gold, dial dan bezel biru),
-
Ref. 116619LB (white gold, dial dan bezel biru), yang juga dikenal dengan “Smurf”.
Ketiganya memperkenalkan dua perubahan besar dalam sejarah Submariner. Pertama, hadirnya bezel keramik Cerachrom yang sudah lama dinanti — tersedia dalam warna hitam dan biru. Kedua, debut desain casing baru yang disebut “Super Case”.
Ukurannya masih 40mm, tapi bentuk Oyster case-nya dibuat lebih tegas dan kokoh, dengan lug yang lebih tebal dan proporsi keseluruhan yang terlihat lebih solid. Perubahannya memang halus, tapi bakal langsung terasa kalau dibandingkan langsung dengan Submariner generasi sebelumnya.
2009 – Ref. 116613LN & 116613LB


Setahun setelah merilis model full gold, Rolex memperkenalkan versi two-tone “Rolesor” dari Submariner Date yang secara teknis hampir identik. Tidak ada perbedaan signifikan dalam spesifikasi — bedanya hanya pada penggunaan material yang menggabungkan stainless steel dan 18k yellow gold (pada bezel, crown, dan bagian tengah bracelet).
Rolesor Submariner Date ini hadir dalam dua varian:
-
Ref. 116613LN, dengan dial dan bezel hitam.
-
Ref. 116613LB, dengan dial dan bezel biru.
2010 – Ref. 116610LN & Ref. 116610LV

Pada tahun 2010, Rolex kembali merilis dua referensi Submariner Date terbaru. Pertama, ada Ref. 116610LN, penerus langsung dari Ref. 16610, yang masih dengan dial dan bezel hitam. Tapi, kali ini sudah dibekali bezel Cerachrom yang tahan gores dan anti pudar.

Model kedua adalah Ref. 116610LV, yang dianggap sebagai penerus tidak resmi dari Rolex Kermit. Seperti model peringatan 50 tahun sebelumnya, jam ini hadir dengan bezel hijau, tapi kali ini dipadukan dengan dial hijau senada — kombinasi yang membuatnya dikenal luas dengan julukan “Hulk”.
2012 – Ref. 114060

Seperti generasi sebelumnya, Rolex tidak langsung memperbarui Submariner No Date bersamaan dengan versi Submariner Date. Ref. 14060M baru digantikan dua tahun kemudian, tepatnya pada 2012, lewat perilisan Ref. 114060. Berbeda dari Submariner Date yang hadir dalam berbagai varian, Ref. 114060 hanya tersedia dalam satu konfigurasi saja: stainless steel dengan dial dan bezel hitam.
Secara desain, 114060 hampir identik dengan Ref. 116610LN — menggunakan Super Case, ceramic bezel, serta konfigurasi dial yang sama. Bedanya tentu terletak di tidak adanya date window, serta penggunaan caliber 3130, yang sudah bersertifikasi Superlative Chronometer.
2020 – Generasi Baru
Setelah sekitar 12 tahun era "Super Case", akhirnya pada September 2020, Rolex memperkenalkan generasi terbaru Submariner.
Pada peluncuran generasi baru ini, Rolex langsung merilis seluruh lini Submariner 126xxx secara bersamaan — mulai dari versi steel, Rolesor (Two-Tone), hingga full gold. Total ada 8 referensi baru yang diperkenalkan sekaligus: 1 model no-date, dan 7 model dengan fitur date.

Yang membuat generasi 116xxx begitu khas adalah penggunaan desain "Super Case" — dengan lug tebal dan profil lebih berisi. Tapi di generasi baru 126xxx, digantikan oleh case yang lebih ramping dan terlihat lebih klasik, terutama di bagian lug yang dibuat lebih tipis. Rolex juga menyatakan bahwa ukuran case terbaru ini adalah 41mm, naik 1mm secara teknis dibanding generasi sebelumnya.
Insert bezel-nya sendiri tetap dipertahankan — masih menggunakan polished Cerachrom yang tahan gores dan tidak mudah pudar. Namun, perubahan besar justru terjadi di bagian dalam: kaliber 31xx yang lama telah digantikan oleh movement generasi baru, yaitu kaliber 32xx.
Dari segi desain, menarik untuk dilihat bahwa Rolex kembali menggunakan dial hitam pada beberapa referensi yang memiliki bezel berwarna. Contohnya bisa dilihat pada model Ref. 116610LV alias “Hulk”, yang digantikan oleh Ref. 126610LV “Starbucks”. Versi terbaru ini tetap mempertahankan bezel hijau, namun dial-nya berubah menjadi hitam glossy, menggantikan dial hijau sunburst.

Catatan menarik soal Ref. 126610LV (Starbucks): meskipun tidak diumumkan secara resmi oleh Rolex, model ini mengalami perubahan di tahun 2023, khususnya pada bagian bezel-nya. Versi awal, yang juga disebut MK1, memiliki warna hijau yang cenderung gelap dan tidak terlalu mencolok. Namun mulai 2023, muncul versi MK2 dengan bezel hijau yang lebih terang dan lebih hidup secara visual.

Selain itu, Rolex juga menggantikan Ref. 116619LB “Smurf” — model white gold dengan bezel dan dial biru — dengan Ref. 126619LB, yang kini dijuluki oleh para kolektor sebagai “Monster Cookie”. Perbedaannya? Bezel-nya tetap biru, tapi kini dial nya berubah menjadi hitam glossy.
Sementara itu, pilihan Rolesor atau Two Tone, dan Full Yellow Gold masih tetap dipertahankan dalam koleksi terbaru, dan tersedia dalam dua varian warna: dial hitam atau dial biru, seperti pada generasi sebelumnya.
Referensi
Watches, Written. “The Complete Rolex Submariner History | Bob’s Watches.” Menu, https://www.bobswatches.com/rolex/submariner/history.
“History of the Legendary Rolex Submariner.” 41Watch, https://www.41watch.com/en/journal/historical-reviews-of-iconic-watches/history-of-the-legendary-rolex-submariner.
Mulraney, Tom. “History of the Rolex Submariner - Part 1, The Early References.” Monochrome Watches, 18 Aug. 2020, https://monochrome-watches.com/rolex-submariner-history-part-1-the-early-references/.
Mulraney, Tom. “History of the Rolex Submariner - Part 2, The 55XX and 1680 References.” Monochrome Watches, 19 Aug. 2020, https://monochrome-watches.com/rolex-submariner-history-part-2-the-55xx-1680references/.
Mulraney, Tom. “History of the Rolex Submariner - Part 3, The 5-Digit References.” Monochrome Watches, 20 Aug. 2020, https://monochrome-watches.com/rolex-submariner-history-part-3-the-5-digit-references/.
Mulraney, Tom. “History of the Rolex Submariner - Part 4, Modern References Ceramic.” Monochrome Watches, 21 Aug. 2020, https://monochrome-watches.com/rolex-submariner-history-part-4-modern-references/.

